Mengatasi Dinding Bernoda Basah

Musim hujan seperti saat ini pastilah menimbulkan banyak masalah. Salah satunya adalah masalah kelembaban pada dinding. Saat hujan, air dapat merembes melalui dinding luar apabila pengerjaan dinding kurang sempurna. Air pun dapat meresap ke dinding melalui tanah, akibat tingginya permukaan air tanah di kala hujan.

Selain di karenakan hujan, noda basah juga dapat terjadi karena dinding belum kering sempurna. Plesteran dan acian yang masih basah lalu dilapisi cat, akan menyebabkan kandungan air di dalam dinding naik ke permukaan. Ini yang menyebabkan munculnya bercak-bercak.

Dinding yang lembab akan menghasilkan bercak-bercak pada permukaan cat yang mengurangi keindahan tampilan ruang. Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan.

1. Kerok cat di tempat tersapat noda-noda sampai apada ke lapisan acian. Gunakan kape untuk mempermudah pengelupasan.

2. Jika ada bagian yang retak, tambal dinding terlebih dahulu. Biarkan tambalan ini kering dengan sempurna sebelum langkah selanjutnya dikerjakan.

3. Bersihkan sisa-sisa kelupasan dan debu-debu yang dihasilkannya. Ini dapat dilakukan dengan bantuan lap yang lembab. Setelah ya seka kembali dengan lap kering.

4. Lapisi permukaan dinding dengan cat khusus dengan kandungan alkali resistant. Tahap ini cukup satu kali lapis. Tunggu sampai lapisan ini kering selama kurang lebih 6 jam.

5. Berikutnya, lapisi kembali dinding dengan cat yang sama sebanyak 2-3 kali laps. Biarkan kering dengan sempurna.

6. Selanjutnya, dinding dapat dicat dengan cat dinding sesuai warna ruangannya.

Selamat mencoba! Semoga permukaan dinding rumah anda menjadi mulus kembali.

SUMBER : KOMPAS – KLASIKA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s